• baru
  • gbanner7

Cerdas Berkarakter

Pencarian

Kontak Kami


SMA SWASTA CAHAYA MEDAN

NPSN : 10210725

Jl.Hayam Wuruk No.11 Medan 20153


info@smaswastacahayamedan.sch.id

TLP : 061-4513285


          

Prestasi Siswa


Juara Catur Internasional

Daniel Hermawan Lumban Tobing (X MIA 4)



:: Selengkapnya

Banner

Statistik


Total Hits : 665770
Pengunjung : 318078
Hari ini : 195
Hits hari ini : 282
Member Online : 1
IP : 44.192.20.240
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Pesta Demokrasi SMA CAHAYA MEDAN




Kurikulum merdeka yang di dalamnya menggaungkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Berdasarkan Permendikbudristek No. 56/M/2022, P5 merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan.


P5 menguatkan karakter dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam profil pelajar Pancasila. Salah satu projek yang sangat mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila khususnya berdemokrasi adalah tema Bhineka Tunggal Ika.


SMA Swasta Cahaya Medan adalah sekolah yang mengembangkan budaya demokrasi melalui kegiatan OSIS. Budaya demokratis di sekolah merujuk pada, keyakinan, nilai, dan praktik demokratis warga sekolah. Peran budaya demokratis yaitu, menggerakkan interaksi bebas dengan kontrol sosial. Lingkungan sekolah demokratis berbentuk lingkungan sosial yang memberi kontribusi pengalaman melalui relasi, interaksi dan komunikasi secara demokratis. Dalam praktiknya sekolah memfasilitasi kebebasan berdemokrasi siswa melalui kegiatan yang disebut “Pesta Demokrasi”.


Pesta Demokrasi dalam bentuk pemilihan BPH OSIS memberikan pengalaman siswa berinteraksi sosial dengan teman, guru dan lingkungan sekolah. Dalam prosesnya siswa juga mewujudkan sikap kreatif dalam berkarya dan berpendapat. Karya mereka diwujudkan dalam bentuk brosur untuk menarik masa dalam pemilihan BPH OSIS. Kebebasan berpendapat diwujudkan dalam bentuk diskusi kelompok, penyampaian visi-misi, debat calon, terutama pemilihan BPH OSIS. Proses pemilihan dilakukan dengan asas LUBER JURDIL Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil. Hal ini sejalan dengan UUD 1945 Pasal 22E.


SMA Swasta Cahaya Medan menyelenggarakan pemilihan Umum BPH OSIS periode 2023-2024, pemilihan ini di adakan sesuai dengan tata cara pemilihan kepala daerah (Pilkada) ataupun presiden di Indonesia yaitu dengan pencoblosan secara langsung. Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (9/9) ini menganut sistem dari siswa, oleh siswa, untuk siswa. Prinsip demokrasi ini diterapkan dalam pemilihan BPH OSIS yang diharapkan memberikan pelajaran untuk menggunakan hak yang dimiliki secara bertanggung jawab.


Kepala Sekolah SMA Swasta Cahaya Medan Liston Sinurat, S. Pd dalam sambutan sebelum pemilihan umum mengatakan, bahwa pelaksanaan pemilihan BPH OSIS periode 2023-2024 ini adalah wujud penanaman demokrasi sejak dini sehingga nantinya terbiasa dengan alam demokrasi yang ada di Negara ini.


“Jadikan Pemilihan BPH OSIS ini sarana untuk melatih berdemokrasi,” ujar Liston Sinurat, S. Pd


Pemilihan BPH OSIS ini cukup menarik, karena sebelum pencoblosan, 3 kandidat yang bertarung yaitu Kandidat 1 (Vindy, Naomi, Charmen). Kandidat 2 (Christy, Sophia, Zheena), dan Kandidat 3 (Shella, Elika, Keysia) melakukan orasi serta menyampaikan visi dan misi yang akan dilaksanakan 1 tahun kedepan dalam memimpin OSIS. “Hal ini perlu dilakukan untuk mengajarkan siswa agar berani mengungkapkan pendapatnya kepada khalayak ramai,” tambahnya.


Sementara itu Wakil Kepala Kesiswaan, Jhon Fredi Tondang, S. Pd menyampaikan, Pemilihan BPH Osis ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X sampai kelas XII dengan total 674 yang tercantum dalam daftar pemilih. “Tiap siswa mempunyai hak untuk melakukan pencoblosan,” kata Jhon Fredi Tondang.


Jhon Fredi Tondang menambahkan, Setiap siswa bergantian memberikan hak suaranya di mulai dari kelas X sampai kelas XII, sehingga proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap dapat berjalan dengan baik, tersedia beberapa bilik suara bagi pemilih, sehingga pemilihan BPH OSIS dijamin kerahasiannya.


“Bagi kandidat yang bersaing diharapkan dapat menerima apapun hasil yang diperoleh dalam proses pemilihan yang dilaksanakan. Selain itu BPH OSIS yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjadi sosok yang bisa memimpin dan memberikan contoh yang baik bagi temannya,” harapnya.



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas