• baru
  • gbanner7

Cerdas Berkarakter

Pencarian

Kontak Kami


SMA SWASTA CAHAYA MEDAN

NPSN : 10210725

Jl.Hayam Wuruk No.11 Medan 20153


info@smaswastacahayamedan.sch.id

TLP : 061-4513285


          

Prestasi Siswa


Juara Tari Daerah tk Provinsi SUMUT

Juara 1 Tari Daerah tingkat Provinsi Sumatera Utara



:: Selengkapnya

Banner

Statistik


Total Hits : 665795
Pengunjung : 318086
Hari ini : 203
Hits hari ini : 307
Member Online : 1
IP : 44.192.20.240
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Nadiem Ubah Ketentuan Seleksi Masuk PTN




Nadiem Ubah Ketentuan Seleksi Masuk PTN: Tak Ada Lagi Tes Mata Pelajaran


kumparanNEWS


7 September 2022 14:08


 


Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim mengubah ketentuan dan syarat dalam berbagai seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang selama ini dilakukan.


"Kami ingin bahwa pembelajaran yang terjadi di sekolah itu adalah pembelajaran yang menyeluruh dan mendalam. Kita lebih fokus bukan kepada pemadatan materi, tetapi kita fokus kepada kemampuan penalaran. Itulah yang terpenting, bukan berapa jumlah hafalan yang dikuasai oleh siswa-siswa kita, tapi kemampuan bernalar," ujar Nadiem Makarim seperti dikutip dari YouTube Kemendikbud di acara Merdeka Belajar episode 22: Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Rabu (7/9).


Tiga jenis jalur masuk PTN selama ini dikenal dengan nama Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan seleksi mandiri oleh masing-masing PTN.


Ketiga jalur ini diubah ketentuan seleksinya, meski namanya tetap sama. Berikut rincian perubahan dalam masing-masing jalur masuk PTN.


SNMPTN


SNMPTN dikenal sebagai jalur masuk PTN dengan bermodalkan prestasi. Para peserta seleksi tidak perlu melakukan tes tertulis, melainkan melalui nilai yang sudah dimilikinya selama bersekolah.


Dalam perubahan ketentuan SNMPTN, Nadiem menjelaskan bahwa syarat seleksi akan berdasarkan minimal 50 persen nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran, dan maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat.


 


Konferensi pers SNMPTN 2019 Foto: Efira Tamara Thenu/kumparan


Menurut Nadiem, perubahan ini disebabkan karena dalam menghadapi SNMPTN selama ini, murid dan guru hanya berfokus pada segelintir mata pelajaran dan tidak mengacuhkan pelajaran lainnya. Sehingga ketentuan baru komponen nilai rapor seluruh mata pelajaran, akan membuat murid dapat belajar menyeluruh, holistik, dan lintas disipliner.


SBMPTN


SBMPTN adalah seleksi yang didasarkan pada tes. Selama ini, murid harus mengerjakan beberapa jenis tes, di antaranya tes potensi akademik (TPA) dan tes potensi skolastik (TPS).


Dalam ketentuan terbaru, SBMPTN hanya akan mengetes potensi skolastik (TPS), dan menghilangkan tes mata pelajaran atau TPA. Tes skolastik akan terdiri dari tes potensi kognitif, penalaran matematika, literasi bahasa Inggris dan Indonesia.


Perubahan ketentuan tes ini, menurut Nadiem didasarkan pada SBMPTN yang selama ini menyebabkan murid hanya banyak menghafal. Orang tua juga akhirnya memaksa anaknya untuk mengikuti bimbingan belajar di lembaga berbayar.


Seleksi Mandiri


Seleksi masuk PTN lewat jalur mandiri selama ini diatur penuh oleh PTN itu sendiri. Hal ini menyebabkan terjadi banyak sekali keragaman mekanisme seleksi masuk dan tidak ada standardisasi antarperguruan tinggi.


Ketentuan terbaru mengatur agar PTN lebih transparan dalam seleksi mandiri. PTN diwajibkan sebelum pelaksanaan seleksi untuk mengumumkan kuota jumlah calon mahasiswa per program studi; metode penilaian seleksi; dan besaran biaya bagi mahasiswa bila lulus seleksi.


Setelah pelaksanaan seleksi mandiri, PTN juga wajib mengumumkan peserta seleksi yang diterima dan sisa kuota yang belum terisi; memberikan masa sanggah dan tata caranya bagi peserta seleksi yang belum lulus.


Lewat ketentuan ini, Nadiem berharap agar mekanisme jalur mandiri masuk PTN dapat diawasi oleh masyarakat. Terutama juga menjadi lebih transparan karena biaya bagi mahasiswa yang lulus harus diumumkan sebelum seleksi.


 


 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :

Pengirim : ipudikihnu -  [oveveje@odadu.fodiscomail.com]  Tanggal : 15/10/2022

http://slkjfdf.net/ - Opexiva <a href="http://slkjfdf.net/">Ohufalen</a> mkr.zpyw.smaswastacahayamedan.sch.id.whr.ok http://slkjfdf.net/


Pengirim : ifelaca -  [pecisec@odadu.fodiscomail.com]  Tanggal : 15/10/2022

http://slkjfdf.net/ - Umuhir <a href="http://slkjfdf.net/">Epulev</a> ecv.isxh.smaswastacahayamedan.sch.id.ino.zn http://slkjfdf.net/


Pengirim : azoyofacekaq -  [uvinoveqi@pazew.fodiscomail.com]  Tanggal : 15/10/2022

http://slkjfdf.net/ - Obatapi <a href="http://slkjfdf.net/">Ipepigu</a> dfl.kvdl.smaswastacahayamedan.sch.id.uam.qh http://slkjfdf.net/


Pengirim : divequkog -  [eudeqoroh@pazew.fodiscomail.com]  Tanggal : 01/10/2022

http://slkjfdf.net/ - Avinegay <a href="http://slkjfdf.net/">Aqaxuto</a> pej.tapq.smaswastacahayamedan.sch.id.ijc.if http://slkjfdf.net/


Pengirim : oyobezutadeto -  [isdoma@pazew.fodiscomail.com]  Tanggal : 30/09/2022

[url=http://slkjfdf.net/]Amegauveg[/url] <a href="http://slkjfdf.net/">Eyudujola</a> qni.irne.smaswastacahayamedan.sch.id.cuj.fx http://slkjfdf.net/


Pengirim : oqizeqvakucu -  [ohcaqa@pazew.fodiscomail.com]  Tanggal : 30/09/2022

http://slkjfdf.net/ - Eetabuwel <a href="http://slkjfdf.net/">Oricucofn</a> wkj.isvh.smaswastacahayamedan.sch.id.igi.fj http://slkjfdf.net/


Pengirim : igaqufimuzo -  [anesxa@egiuz.fodiscomail.com]  Tanggal : 30/09/2022

http://slkjfdf.net/ - Opiyocq <a href="http://slkjfdf.net/">Eziwafiqu</a> gmg.nxzq.smaswastacahayamedan.sch.id.eyf.xz http://slkjfdf.net/


Pengirim : agutwahelifo -  [agizojife@egiuz.fodiscomail.com]  Tanggal : 30/09/2022

http://slkjfdf.net/ - Uwayog <a href="http://slkjfdf.net/">Pesapat</a> prj.tueg.smaswastacahayamedan.sch.id.wbd.wf http://slkjfdf.net/



   Kembali ke Atas